Site icon

BPKAD Terbaik dalam Adinata Mandrakanta Triwulan II Tahun 2018

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan evaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di triwulan II 2018. Melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang, pemkot menggelar penganugerahan Penghargaan Adinata Mandrakanta bagi dinas dengan kinerja terbaik pada hari Kamis (6/9) di Ruang Sidang Balaikota Malang.

Penghargaan bernama “Adinata Mandrakanta” yaitu diambil dari bahasa Sansekerta, yang artinya “paling unggul dalam kemajuan bertahap”. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta perangkat daerah di lingkungan Kota Malang agar semakin baik dan semakin aktif dalam proses pengisian dan pengumpulan evaluasi hasil rencana kerja.

Sebelum penyerahan piala kepada 3 Perangkat Daerah terbaik, Kepala Barenlitbang Kota Malang Bapak Erik Setyo Santoso ST., MT menyampaikan laporan ketua penyelenggara kepada Plt. Walikota Malang, Sekretaris Daerah Kota Malang dan para tamu undangan. Dalam laporannya, Kepala Barenlitbang menyampaikan jika evaluasi perencanaan pembangunan mutlak untuk dilaksanakan oleh pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. Penilaian Piala Adinata Mandrakanta tidak hanya mengacu kepada besar penyerapan anggaran saja, namun ketepatan waktu dalam pengumpulan dan kesesuaian dalam mengisi formulir evaluasi rencana kerja, juga menjadi dasar pertimbangan sehingga setiap Perangkat Daerah perlu memperhatikan setiap poin penilaian.

Senada dengan laporan Kepala Barenlitbang, dalam sambutannya, Plt. Walikota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi kepada para Penyusun Program (Sungram) Perangkat Daerah atau yang saat ini disebut Sub Bagian Perencanaan, yang telah menyusun program dan kegiatan Perangkat Daerah masing-masing untuk membangun Kota Malang.

Dalam sambutannya, Sutiaji menyampaikan bahwa OPD di lingkungan Pemkot Malang wajib melaksanakan evaluasi hasil Renja Triwulan II tahun 2018. “Saya meminta seluruh perangkat daerah sungguh-sungguh dalam mempelajari, memahami dan menindaklanjuti tata cara pengisian evaluasi hasil rencana kerja. Karena, dari situlah kerja pemerintah bisa terlihat,” urainya.

Dalam kesempatan ini, lanjut Sutiaji, juga akan diberikan reward bagi perangkat daerah yang berprestasi. Terutama dinas-dinas yang berhasil melaksanakan programnya tepat waktu. “Ini juga menjadi salah satu penilaian kinerja bagi staf-staf dan pejabat,” terangnya.

Setelah dilakukan beberapa tahapan evaluasi dan penilaian, kemudian muncul tiga perangkat daerah terbaik di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Ketiga nama itu adalah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang meraih ternaik ketiga, terbaik kedua diraih oleh Badan Kepegawaian Daerah serta terbaik pertama diraih oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Penghargaan Adinata Mandrakanta terbaik pada evaluasi rencana kerja (Renja) triwulan II ini diperoleh BPKAD untuk kedua kalinya setelah sebelumnya, pada tahap pertama, BPKAD juga menjadi OPD terbaik dalam evaluasi Renja triwulan I pada Mei lalu.

Plt Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Malang, Drs. Wasto, SH, MH dan Kepala Barenlitbang Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyerahkan secara langsung trofi penghargaan kepada para pemenang.

  

Plt Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji menekankan, proses evaluasi rencana kerja perangkat daerah sekaligus pemberian penghargaan Adinata Mandrakanta, ini akan dilaksanakan kembali pada triwulan III. “Sehingga harapan saya, seluruh perangkat daerah berlomba-lomba dan terlibat aktif dalam proses tersebut, sehingga Kota Malang dalam setiap evaluasi di lingkup pemerintah provinsi Jawa Timur, selalu mendapatkan hasil yang terbaik,” tambahnya. Dia juga berharap, agar kebersamaan dan  kesungguhan senantiasa selalu dihadirkan dalam melaksanakan evaluasi hasil rencana kerja Kota Malang ini.

Exit mobile version